Pemetaan Mandiri
Wawancara 5–10 perempuan penyintas atau pelaku UMKM dengan snowball sampling dan pemetaan kebutuhan spesifik.
Panduan kerja lapangan untuk pemetaan kebutuhan, wawancara, dokumentasi, mini training, karya jurnalistik, dan policy brief.
Menghubungkan temuan lapangan dengan aksi yang berguna dan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti.
Wawancara 5–10 perempuan penyintas atau pelaku UMKM dengan snowball sampling dan pemetaan kebutuhan spesifik.
Sharing session dan mini training tentang keuangan sederhana, promosi digital, serta jejaring UMKM.
Feature, kisah champion, laporan konstruktif, dokumentasi, infografis, dan policy brief.
TOR mencantumkan mini training pada Sabtu, 18 Juli 2026. Timeline presentasi menempatkan mini training pada blok 20 Juli. Tampilan ini memakai 18 Juli sebagai jadwal acara dan tetap menandai perbedaan tersebut agar tidak terlewat.
Buka kategori yang dibutuhkan, lalu centang itemnya. Status tersimpan otomatis di perangkat.
Sharing session yang santai, hangat, dan partisipatif untuk perempuan pelaku UMKM penyintas bencana.
Peserta: perempuan pelaku UMKM penyintas bencana, perempuan kepala keluarga atau tulang punggung keluarga, serta pelaku usaha mikro yang belum tergabung dalam komunitas.
Khairul Mizan, Cut Mutia, dan Cut Nauval Dafistri.
Gunakan pertanyaan terbuka, gali angka konkret, dan konfirmasi izin perekaman serta penggunaan identitas.
Urutan pekerjaan dari riset awal hingga finalisasi dan publikasi.
Estimasi keseluruhan kegiatan sebesar Rp10.000.000.
Seluruh hasil lapangan perlu dikonsolidasikan menjadi produk yang saling menguatkan.
Perjalanan usaha, dampak bencana, hambatan, dan strategi bertahan.
Profil perempuan yang berhasil bangkit sebagai contoh ketahanan ekonomi.
Temuan lapangan, respons pemangku kepentingan, aksi, dan alternatif solusi.
Rekomendasi berbasis data untuk pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.
Visualisasi hambatan, kebutuhan, aktor, dan jalur intervensi.
Foto, video, rekaman, absensi, materi, dan ringkasan kegiatan.
Susun rekomendasi secara ringkas, terukur, dan mudah ditindaklanjuti.